Label

Jumat, 23 Agustus 2013

PERENCANAAN USAHA (KEWIRAUSAHAAN)



PERENCANAAN  USAHA
Untuk memulai usaha bisnis diperlukan perencanaan dalam bentuk dokumen tertulis yg berisikan ide dasar dan pertimbangan pendirian perusahaan, sekaligus sebagai blue print yg berisikan tentang misi usaha, usulan usaha ,operasional usaha, rincian finansial, strategi usaha, peluang pasaryg mungkin diperoleh dan kemampuan serta ketrampilan pengelolanya.
Perencanaan usaha sebagai persiapan awal mempunyai dua fungsi penting, yaitu : (1) Sebagai  pedoman untuk mencapai keberhasilan manajemen usaha dan (2) Sebagai alat untuk mengajukan kebutuhan permodalan yang bersumber dari luar.
Beberapa unsur yang harus ada dalam perencanaan usaha (by Zimmerer), yaitu :
1.                 Ringkasan pelaksanaan                         7. Ringkasan karyawan dan pemilik
2.                 Profil usaha                                            8. Rencana operasional
3.                 Strategi usaha                                        9. Data finansial
4.                 Produk (barang/jasa)                            10. Proposal/usulan pinjaman
5.                 Strategi pemasaran                               11. Jadwal operasional
6.                 Analisis pesaing
Sedangkan menurut Peggy Lambing, perencanaan bisnis memuat sejumlah topik :
         1. Excutive summary                             7. Legal consideration
         2. Mission statement                             8. Insurance requirements
         3. Business environment                       9. Key person
         4.Marketing plan                                  10.Supliers
         5.Management team                             11. Risk
         6.Financial data

TUGAS METODOLOGI PENELITIAN



Proposal Penelitian
ANALISIS PENGARUH DESAIN TATA LETAK TERHADAP DAYA SAING
PT. INDOMARCO PRISMATAMA DI MAKASSAR


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Masyarakat internasional paham bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun belakang ini sangat mengesankan. Kelas menengah berkembang pesat, stabilitas cukup terjaga, dan yang tidak boleh dilupakan Indonesia melompat sebagai Negara demokrasi dengan dua pemilu presiden yang berlangsung aman.
Pakar marketing kelas dunia Philip Kotler mengatakan bahwa ada lima Negara yang termasuk kategori emerging countries. Empat Negara lain adalah Brazil, Rusia, India dan China (BRIC). Seharusnya istilah BRIC diganti menjadi BRICI, dengan kata terakhir merujuk pada Indonesia.
Kabar gembira tersebut, jelas sangat berpengaruh pada dunia ritel yang juga mengalami perkembangan yang tak kalah seksi. Bisnis ritel di Indonesia beberapa tahun terakhir telah menjadi fenomena di Asia, khususnya di antara Negara berkembang. Indonesia bahkan menempati peringkat tiga pasar ritel terbaik di Asia. Berdasarkan catatan konsultan manajemen dunia, AT Kearney, yang mengeluarkan laporan pertumbuhan industry ritel terbaik di sejumlah Negara di dunia, Indonesia masuk ke dalam Negara dengan ritel yang baik. (http://www.iswarin.com/retail-indonesia/).
Menurut Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), perkembangan ritel dari sisi gerai komposisinya adalah minimarket 80 persen, supermarket lima persen, department store (toko serba ada) lima persen, hanya satu persen hipermarket, dan sembilan persen gerai lain-lain seperti apotek, optik, dan koperasi.
Tidak dapat dipungkiri bahwa kota Makassar merupakan pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia yang memiliki prospek bisnis yang menjanjikan termasuk bisnis minimarket. Sejak perkembangan yang pesat akan bisnis minimarket, kota Makassar kini dijamuri oleh outlet-outlet minimarket seperti Indomaret, Alfa Mart, Alfa Midi, Alfa Express, dan minimarket lainnya. Hampir di setiap sudut kota bahkan gang-gang yang ada di kota Daeng ini terdapat outlet minimarket.

Minggu, 01 Juli 2012

Misteri Tujua Ri Karebosi

Ramalan Tujua Ri karebosi

Tujui saribattang salapangi silasukkang ruaya ni tarekapi nanigappa sabba ia ammantang ri tassere-serea ammiliki alanga lolong bonena. Annang burane sere baine, bainea buranne tongi, ia bungko ia tongi ulua, Pagawena karebosi lomoro serea.

Nipattangnanganko sallang kadera tuju batunna ri Karebosi, annang kaboneang, sere kosong, nia sallang abbara-barrasa, urusangi na cica, iamintu kosong kaderana, saba tunai na kamase.

Minggu, 17 Juni 2012

Mimpi itu...

pagi ini diawali kelam awan di langit hidupku. suara-suara kepakan sayap ayam sesekali merangsek ke dalam ruang kamarku, begitupun dengan suara kokoknya yang kali ini agak lemah dari biasanya. suara jangkrik  yang sedari malam berdendang kini lenyap. sementara tubuhku yang masih malas berpindah dari tempat tidur, pikiranku melayang-layang di cakrawala. mencoba menerka atau lebih tepatnya mengingat kembali apa yang terjadi di alam mimpiku semalam.

Rabu, 13 Juni 2012

Pemasaran II : LAPORAN HASIL KUNJUNGAN LAPANGAN


LAPORAN HASIL KUNJUNGAN LAPANGAN DAN KULIAH PEMASARAN
PT. CITRA NUSA INSAN CEMERLANG WILAYAH IDONESIA TIMUR
MENGENAI DIRECT SELLING MULTI LEVEL MARKETING

A.   Jadwal & Ringkasan Pelaksanaan Kegiatan
Hari/tanggal  : Senin/2 April 2012
Tempat           : PT. Citra Nusa Insan Cemerlang Wilayah Indonesia Timur
                         Jl. A.P Pettarani A/101-102 Makassar, Sulawesi Selatan
Waktu             : 14.00 wita – selesai
Narasumber  : Adi Ardiansyah (Head of Branch CNI Makassar)
Teknis acara :
1. Penyambutan mahasiswa jurusan Manajemen FE-UH oleh pihak PT. CNI Makassar.
2. Sepatah kata dan selayang pandang mengenai PT. CNI secara umum oleh pihak PT. CNI Makassar, sekaligus memperkenalkan rekan-rekan karyawan di kantor tersebut.
3. Penyampaian materi Direct Selling Multi Level Marketing oleh Head of Branch PT. CNI Makassar, Adi Ardiansyah.
4. Sesi diskusi.
5. Penutupan.


B.   Laporan Hasil Kunjungan
Adapun hasil kunjungan dan kuliah tersebut dapat dilaporkan sebagai berikut.
v  Sekilas mengenai PT. Citra Nusa Insan Cemerlang
CNI didirikan pada bulan Oktober 1986, di Bandung, dengan nama awal PT Nusantara Sun-Chlorella Tama (NSCT). Dengan menerapkan sistem Direct Selling-Multi Level Marketing (MLM), NSCT pada awalnya hanya memasarkan satu jenis produk impor dari Jepang, yaitu Sun Chlorella A. Saat itu, tantangan begitu berat, di mana salah satunya karena sistem MLM belum banyak dikenal masyarakat. Namun demikian, berkat keyakinan yang tinggi akan prospek cerah bisnis MLM, komitmen dan semangat yang tinggi, serta dukungan dari para mitra usaha, NSCT tetap bisa bertumbuh.

Operasional II : MANAJEMEN RANTAI PASOKAN

MANAJEMEN RANTAI PASOKAN
( SUPLLY CHAIN MANAGEMENT)

PENDAHULUAN

Melihat gelagat kurang menguntungkan, pasukan keamanan yang semula hanya berjumlah dua peleton ditambah satu peleton.  Pertandingan itu sendiri berakhir 3-0 untuk kemenangan anak-anak Semarang, lewat gol Agung Prasetyo pada menit ke-64, Johan Angga (67), dan ditutup oleh Iwan empat menit menjelang bubaran. berakhir 3-0 untuk kemenangan anak-anak Semarang, lewat gol Agung Prasetyo pada menit ke-64, Johan Angga (67), dan ditutup oleh Iwan empat menit menjelang bubaran. Modul ini akan membahas mengenai konsep Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management) .

Ekonomi Internasional : PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DAN KEUNGGULAN KOMPARATIF : MODEL RICARDO


Konsep Keunggulan Komparatif
Perdagangan intenasional dapat meningkatkan output dunia karena memungkinkan setiap negara memproduksi sesuatu yang keunggulan komparatifnya ia kuasai. Suatu negara memiliki keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam memproduksi suatu barang kalu biaya pengorbanannya dalam memproduksi barang tersebut (dalam satuan barang lain) lebih rendah dari pada barang-baran lainnya.
Dalam contoh hari Valatine 1996, yang terjadi tidak sampai seminggu dari pelaksaan pemilu pendahuluan menetukan tanggal 20 Februari di New Hampshire, AS, kandidat presiden dari Partai Republik Patrick Buchanan. Dalam kesempatan tersebut dia menyempatkan diri berpidato tentang peningkatan mawar impor ke AS, yang dikatakannya mengancam para petani mawar AS tersingkir dari bisnis itu.

Pemasaran I : Pasar konsumen Dan perilaku pembelian konsumen


Pasar Konsumen
Pasar konsumen terdiri dari semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang dan jasa untuk konsumsi pribadi.

Moneter : ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN


A.   Elastisitas Harga Permintaan
Elastisitas harga permintaan mengukur seberapa banyak permintaan barang dan jasa (konsumsi) berubah ketika harganya berubah. Elastisitas permintaan ditunjukkan dalam bentuk prosentase perubahan atas kuantitas yang diminta sebagai akibat dari satu persen perubahan harga.
Koefisien Elastisitas Permintaan
Perhitungan koefisien elastisitas permintaan dengan menggunakan metode mid point adalah sebagai berikut :
Ed = % perubahan kuantitas diminta / % perubahan harga, atau 
Keterangan :


Ed = Elastisitas permintaan
Q2 = Kuantitas permintaan setelah perubahan
Q1 = Kuantitas permintaan awal
P2 = Harga setelah perubahan
P1 = Harga awal

Keuangan II : MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL
            Manajemen keuangan internasional ialah perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian Keuangan Perusahaan Multinasional (Multinational Corporation yang lazim disebut MNC). Perusahaan multinasional ialah perusahaan yang beroperasi di seluruh dunia. Mereka adalah perusahaan-perusahaan besar yang dimiliki oleh kaum kapitalis global yang pusatnya di Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Italia, Perancis, dan Inggris. Perusahaan-perusahaan itu lazim disebut konglomerat global atau kapitalis global. Mereka tidak mengenal negara, bangsa, tanah air, dalam mengembangkan kapitalnya. Dewasa ini perusahaan-perusahaan tersebut menguasai ekonomi dunia, dan menguasai ekonomi negara-negara sedang berkembang di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Tujuan mereka yang utama adalah mencari keuntungan.

Keuangan II : MERGER

PENDAHULUAN

Dalam perkembangannya, perusahaan dapat mengadakan kerjasama, penggabungan dengan perusahaan lain, atau berkembang sendiri tanpa mengikutsertakan peran perusahaan lain. Pembentukan organisasi baru dapat dilakasanakan baik dengan ataupun tanpa melebur organisasi yang sudah lama.
Merger, konsolidasi, akuisisi adalah hal yang sangat umum dilakukan agar perusahaan dapat memenangkan persaingan, serta terus tumbuh dan berkembang. Pembahasan berikut adalah mengenai merger Merger merupakan salah satu pilihan terbaik untuk memperkuat fondasi bisnis, jika merger tersebut dapat memberikan sinergi. Sutan Remy Syahdeini memberikan definisi merger atau penggabungan usaha adalah penggabungan dari dua perusahaan atau lebih dengan cara tetap mempertahankan berdirinya salah satu perusahaan dan melikuidasi perusahaan-perusahaan lainnya.

Keuangan II : LONG TERM FINANCING


INSTRUMEN PEMBIAYAAN HUTANG JANGKA PANJANG
Banyak orang yang mempunyai pengalaman dengan janji untuk membayar. Obligasi hanyalah merupakan wesel promes jangka panjang. Hipotek merupakan penggadaian kekayaan tertentu untuk mendapatkan suatu pinjaman. Dalam obligasi hipotek, perusahaan menggadaikan aktiva nyata tertentu sebagai jaminan obligasi itu. Kekayaan nyata (real property) didefinisikan sebagai real estate (tanah dan gedung). Hipotek chattel dijamin dengan kekayaan pribadi, tetapi ini umumnya merupakan instrumen jangka menengah. kekayaan pribadi didefinisikan sebagai setiap jenis kekayaan lainnya, termasuk peralatan, persediaan dan perabotan. Surat hutang adalah obligasi jangka panjang yang tidak dijamin dengan penggadaian kekayaan tertentu.

Keuangan II : KEBIJAKAN DIVIDEN


BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang

Kinerja perekonomian Indonesia selama lima tahun terakhir menunjukkan tren pertumbuhan yang membaik. Perkembangan perekonomian Indonesia yang positif tersebut secara tidak langsung berpengaruh terhadap kegiatan investasi di Pasar Modal Indonesia. Menurut Tandelilin (2001), faktor - faktor ekonomi makro secara empiris terbukti mempunyai pengaruh terhadap perkembangan investasi di beberapa negara. Bagi investor, berinvestasi di pasar modal merupakan kesempatan untuk meningkatkan kekayaannya karena berinvestasi di pasar modal menawarkan tingkat pengembalian (return) yang cenderung lebih tinggi dibandingkan deposito perbankan dan memungkinkan investor untuk memilih investasi sesuai dengan preferensi mereka. Return yang diharapkan oleh investor dalam melakukan investasinya dapat berupa dividen dan capital gain. Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki sedangkan capital gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual saham. Dalam prakteknya, dividen sering kali digunakan sebagai indikator prospek perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan yang go public mempunyai kewajiban untuk menginformasikan segala macam bentuk kebijakan perusahaan yang menyangkut kepentingan para pemegang saham termasuk mengumumkan pembagian dividen yang akan dibayarkan kepada investor.

Keuangan II : RISK AND RETURN


RISIKO DAN TINGKAT PENGEMBALIAN UNTUK ASET TUNGGAL

1. Mendefinisikan Risiko Investasi
Menurut Brigham dan Houston (2001, p230), risiko didefinisikan sebagai bahaya, petaka, kemungkinan mengalami kerugian atau kerusakan. Jadi, risiko mengacu pada kemungkinan terjadinya peristiwa yang tidak menguntungkan. Jika anda membeli saham spekulatif (atau bahkan setiap jenis saham), Anda mengambil risiko menderita rugi dengan harapan mendapat untung yang setimpal. Berikut adalah petikannya : Risk is refers to the chance that some unfavorable event will occur ( a hazard, a peril, exposure to loss or injury ) . If you invest in speculative stocks (or really, any stock), you are taking a risk in the hope of making an appreciable return.

Keuangan II : LEVERAGE


Leverage (pengungkit), mengacu pada suatu kondisi yang menguntungkan karena memiliki unsur biaya yang stabil yang menunjang suatu tingkat volume yang tinggi. Leverage ada dua macam, leverage operasi dan leverage keuangan. Leverage operasi disebabkan karena sebagian biaya usaha bersifat tetap, sedangkan peningkatan volume operasi yang terjadi cukup besar. Akibatnya laba akan naik atau turun lebih tajam dibandingkan dengan perubahan volume operasi.
Demikian pula, leverage keuangan akan terjadi bila struktur modal suatu perusahaan mengandung hutang (kewajiban) dengan suku bunga yang tetap. Pengaruh leverage keuangan ini identik dengan yang terjadi pada leverage operasi, dimana laba setelah bunga akan naik atau turun lebih tajam daripada fluktuasi volume operasi. Leverage keuangan dan leverage operasi sebenarnya sama pada prinsipnya,  namun disebabkan oleh penyebab yang berbeda.
Baik leverage operasi maupun leverage keuangan dapat hadir dalam setiap perusahaan. Dampak keduanya terhadap laba bersih perusahaan akan saling menguatkan.

Keuangan II : STRUKTUR MODAL


BAB I
PENDAHULUAN
1.    Latar Belakang
Perkembangan dunia bisnis yang semakin ketat dewasa ini telah menciptakan suatu persaingan yang semakin tajam antar perusahaan. Persaingan bagi kelangsungan hidup dan perkembangan menjadi perusahaan besar dalam dunia usaha menjadi tantangan perusahaan dalam operasinya. Dalam menghadapi persaingan tersebut, perusahaan dihadapkan pada tuntutan agar mempunyai keunggulan bersaing baik itu dalam teknologi, produk yang dihasilkan maupun sumber daya manusianya. Namun, untuk memiliki keunggulan itu, perusahaan juga memerlukan investasi besar untuk mewujudkannya dengan kebutuhan dana yang semakin besar pula. Untuk mengatasi ketersediaan dana itu, perusahaan harus mencari sumber-sumber permodalan yang dapat menyediakan dana dalam jumlah besar untuk membiayai investasi baru yang dilakukan perusahaan yang juga semakin besar.

Keuangan II : LAPORAN KEUANGAN


LAPORAN KEUANGAN BISNIS

PENDAHULUAN
Perusahaan, kreditur dan investor semuanya melakukan analisis keuangan. Tipe analisisnya beragam sesuai dengan kepentingan pihak-pihak yang terlibat. Kreditur barang dagangan (pemasok pinjaman uang untuk barang dan jasa) terutama tertarik dengan likuiditas perusahaan. Kredit jangka pendek dan kemampuan perusahaan melunasi hutangnya dengan cepat merupakan pertimbangan terbaik dari analisis likuiditas perusahaan.
Sebaliknya hutang obligasi adalah hutang jangka panjang. Jadi investor yang membeli obligasi Iebih tertarik untuk menganalisis kemampuan aliran kas perusahaan untuk melunasi hutang selama periode waktu yang panjang (yang lama). Investor mungkin mengevaluasi kemampuan perusahaan tersebut dengan analisis struktur modal perusahaan, sumber dan penggunaan dana, profitabilitas perusahaan sepanjang waktu, dan proyeksi probabilitas dimasa yang akan datang.

Keuangan II : CAPITAL BUDGETING


BAB I
PENDAHULUAN
1.    Latar Belakang
Perusahaan mengadakan investasi dalam aktiva tetap dengan harapan memperoleh kembali dana yang diinvestasikan tersebut seperti halnya pada aktiva lancar. Perbedaannya adalah pada jangka waktu. Cara kembalinya dana yang diinvestasikan dalam kedua golongan aktiva tersebut.
Keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai dana dimana jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi waktu satu tahun disebut penganggaran modal atau Capital Budgeting.
Menurut Andrew Graham dari School of Policy Studies Queens University:
“Capital Budgeting is a process used to evaluate investments in long-term or capital assets”.
Capital assets adalah aset yang dimiliki perusahaan dengan usia atau masa pemanfaatan lebih dari setahun. Biasanya dana atau biaya yang dikelola untuk menangani aset ini sangat besar. Sehingga teknik penganggaran modal ini sifatnya sangat penting.

Sabtu, 09 Juni 2012

Kisah perjalanan tiga idiot ETCetera : gratisan VS bayaran

Sabtu, 9 Juni 2012, hari libur bagi kami mahasiswa manajemen unhas. kebetulan final sudah usai, tinggal menanti nilai akhir keluar.pagi hari, saya mengatur rencana  agenda utama untuk hari ini adalah pergi ke acara seminar motivasi yang di adakan perusahaan asuransi yang berjargon always listening always understanding di hotel Horizon Makassar. acara ini direncanakan terselenggara pukul 13.30 waktu horizon.acaranya FREE katanya.

Jumat, 08 Juni 2012

malam berembun

malam akan berselimut rindu karena munculnya retakan yang indah dari senyuman mu yang selalu menggelora di cakrawala pikiran ku malam ini.

night will be wrapped in longing for the beautiful appearance of cracks in your smile that always a surge in the firmament of my mind tonight.

embun akan terbalut sendu karena aku tak mampu menghadirkan ragamu untuk menemaniku mencumbui malam ini, hingga larut.

dew will swathed sad because I was not able to present to accompany your physical body massages this evening, until late.